Menjaga Keselamatan dari Tuhan
Pujian Pembukaan
NKB 83 : 1 – 2 – NUN DI BUKIT YANG JAUH
Nun di bukit yang jauh tampak kayu salib;
lambang kutuk, nestapa, cela.
Salib itu tempat Tuhan Mahakudus
menebus umat manusia.
Refrein :
Salib itu kujujung penuh,
hingga tiba saat ajalku.
Salib itu kurangkul teguh
dan mahkota kelak milikku.
Meski salib itu dicela, dicerca,
bagiku tiada taranya.
Anakdomba kudus masuk dunia gelap,
disalib kar’na dosa dunia.
PEMBACAAN MAZMUR
Salah Seorang Anggota Persekutuan Membacakan Mazmur 80:8-16
Doa Pembukaan dan Perenungan Firman
Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan
Pembacaan dan perenungan Firman
- Yeremia 2:23-37
- Filipi 2:14-18; 3:1-4a
Menjaga Keselamatan dari Tuhan
Tuhan begitu mengasihi umat pilihannya. Demikian dikasihi-Nya sehingga Israel sangat terberkati.
Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir, telah Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam pohon itu. Engkau telah menyediakan tempat bagi dia, maka berakarlah ia dalam-dalam dan memenuhi negeri; gunung-gunung terlindung oleh bayang-bayangnya, dan pohon-pohon aras Allah oleh cabang-cabangnya; dijulurkannya ranting-rantingnya sampai ke laut, dan pucuk-pucuknya sampai ke sungai Efrat. (Mazmur 80:9-12 (TB))
Begitu besar kasih Tuhan namun sayang hidup mereka justru menjauhi Tuhan.
Bagaimanakah engkau berani berkata: Aku tidak pernah menajiskan diriku, aku tidak pernah mengikuti para Baal? Lihatlah tingkah langkahmu di dalam lembah, ketahuilah apa yang telah kaulakukan: hai, unta betina yang ringan kaki yang berlari-lari kian ke mari, yang melepaskan diri lari ke padang gurun, karena ingin menghirup udara! Siapakah yang dapat menahan nafsunya untuk berjantan? Semua yang mencari dia, tidak usah berlelah, mereka akan menemukannya dalam musim berjantan. Jagalah, supaya kakimu jangan tak bersepatu dan supaya kerongkonganmu jangan haus! Tetapi engkau berkata: Percuma saja! Percuma! Sebab aku cinta kepada orang-orang asing, jadi aku mau mengikuti mereka. (Yeremia 2:23-25 (TB))
Karena dosa Israel menyembah kepada illah lain dan menghamba kepada bangsa lain.
Orang-orang beriman diajak untuk hidup setia kepada Tuhan yang sudah memberikan keselamatan.
karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah. (Filipi 2:13-16 (TB))
Hidup benar dalam iman, itulah yang berharga, dan supaya orang beriman tidak diombang-ambingkan oleh angin pengajaran.
Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu. Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu, karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. (Filipi 3:1-3 (TB))
Karena itu berimanlah teguh, dan jangan diombang-ambingkan oleh apapun dalam hidup karena berharganya hidup yang sudah diselamatkan.
SAAT HENING
Doa syafaat dan Penutup
(Selama bulan Oktober mengikuti jurnal keluarga dari panitia bulan keluarga)
Pujian Penutup
NKB 83 : 3 – 4 – NUN DI BUKIT YANG JAUH
Indahlah bagiku salib hina keji,
berlumuran darah-Nya kudus;
hilanglah dosaku, sucilah hatiku
berkat kurban Yesus Penebus.
Refrein :
Salib itu kujujung penuh,
hingga tiba saat ajalku.
Salib itu kurangkul teguh
dan mahkota kelak milikku.
‘Ku setia tetap ikut jalan salib,
meski diriku pun dicela.
Satu saat kelak ‘ku dibawa pergi
ke tempat kemuliaan-Nya.

Komentar Anda