Teguh Beriman

NYANYIAN PEMBUKA

https://youtu.be/75GjRxtel1s?si=lGoq2QLqnRD0xGrA

 
 
DOA PEMBUKA
 
 
BACAAN ALKITAB           Yesaya 41: 21-29

 

RENUNGAN

Dunia terus berubah dengan sangat cepat. Setiap hari kita dihadapkan pada berbagai informasi, pemikiran, dan nilai-nilai baru yang memengaruhi cara kita melihat hidup. Apa yang dahulu dianggap benar bisa dipandang salah, dan apa yang dahulu dianggap salah kini justru dinormalisasi. Di tengah perubahan yang begitu cepat, orang percaya sering kali diperhadapkan pada pertanyaan: masihkah Firman Tuhan menjadi dasar hidup saya?

Melalui Yesaya 41:21-29, Tuhan mengajak umat-Nya membedakan antara Allah yang hidup dan segala sesuatu yang hanya tampak meyakinkan. Tuhan menantang berhala-berhala untuk membuktikan kuasanya, tetapi semuanya tidak mampu berbicara, tidak dapat mengetahui masa depan, bahkan tidak sanggup melakukan apa pun. Sebaliknya, Tuhan menunjukkan bahwa hanya Dialah yang berdaulat atas sejarah dan kehidupan manusia.

Pesan ini sangat relevan bagi kita. “Berhala” pada masa kini mungkin bukan lagi patung, tetapi apa pun yang mengambil tempat Tuhan dalam hati kita. Bisa berupa harta, jabatan, popularitas, media sosial, bahkan opini publik. Dunia sering menawarkan rasa aman dan kebahagiaan melalui hal-hal tersebut, tetapi semuanya bersifat sementara. Ketika kita menjadikannya sandaran utama, kita akan mudah goyah saat semuanya berubah.

Sebaliknya, Tuhan memanggil kita untuk tetap berpegang pada-Nya. Peneguhan iman bukan berarti kita tidak akan menghadapi tantangan, tetapi kita memiliki dasar yang tidak berubah ketika dunia terus berubah. Iman yang teguh lahir dari keyakinan bahwa Tuhan tetap memegang kendali, sekalipun keadaan di sekitar kita tidak menentu.

Karena itu, jangan biarkan suara dunia lebih keras daripada suara Firman Tuhan. Bangunlah kehidupan yang berakar pada Kristus melalui doa, pembacaan Alkitab, dan persekutuan dengan sesama orang percaya. Ketika iman kita berakar kepada Tuhan, kita tidak akan mudah diombang-ambingkan oleh berbagai pengaruh zaman.

Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, ada satu kepastian yang tidak pernah berubah: Tuhan tetap Allah, dan Dia tetap setia kepada umat-Nya. Itulah dasar yang meneguhkan iman kita untuk tetap berdiri teguh sampai akhir. Amin.

 

DOA SYAFAAT DAN PENUTUP

  • Kaum muda mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dalam berbagai bidang.
  • Kehidupan beriman kita agar selalu terpelihara dalam Tuhan Yesus.
  • Kondisi bangsa dan negara serta perdamaian dunia.
 
 
NYANYIAN PENUTUP
https://youtu.be/M-NsFcCNjdk?si=PYxOIL6TUHnuYe-c
 

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga