Sukacita di Dalam Tuhan

Pujian Pembukaan

PKJ 289 : 1 – 2 – Keluarga Hidup Indah

 

Keluarga hidup indah bila Tuhan di dalamnya.

Dengan kasih yang sempurna Tuhan pimpin langkahnya.

 

Refrein :

T’rima kasih pada-Mu, Tuhan, Kau bimbing kami selamanya.

Segala hormat, puji dan syukur kami panjatkan kepada-Mu.

 

Di dunia banyak jalan; jalan mana ‘kan ditempuh?

Jalan lurus hanya satu; jalan Tuhan itulah.

 

 

MAZMUR BERSAHUTAN

L    :   TUHAN adalah gembalaku,

J    :   takkan kekurangan aku.

L    :   Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,

J    :   Ia membimbing aku ke air yang tenang;

          Ia menyegarkan jiwaku.

L    :   Ia menuntun aku di jalan yang benar

J    :   DEMI nama-Nya.

 

L    :   Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,

          aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku;

J    :   gada-Mu dan tongkat—Mu,

          itulah yang menEGUHKAN aku.

L    :   Engkau menyediakan hidangan bagiku,

          di hadapan lawan—lawanku;

J    :   Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;

          pialaku penuh melimpah.

L    :   Kebajikan dan kasih setia belaka akan mengikuti aku,

          seumur hidupku;

J    :   dan aku akan TINGGAL dalam rumah TUHAN

          sepanjang masa.

(Mazmur 23)  

 

 

Doa Pembukaan dan Perenungan Firman

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

 

Pembacaan dan perenungan Firman

 

  • Yesaya 22:8b-14 
  • Yakobus 4:4-10

 

Sukacita di Dalam Tuhan

Atas keruntuhan dan kehancuran Yerusalem, Tuhan mengajak mereka meratap, namun sayangnya orang malahan bersorak-sorai.

 

Pada waktu itu Tuhan, TUHAN semesta alam menyuruh orang menangis dan meratap dengan menggundul kepala dan melilitkan kain kabung; tetapi lihat, di tengah-tengah mereka ada kegirangan dan sukacita, membantai lembu dan menyembelih domba, makan daging dan minum anggur, sambil berseru: “Marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati!” Tetapi TUHAN semesta alam menyatakan diri dan berfirman kepadaku: “Sungguh, kesalahanmu ini tidak akan diampuni, sampai kamu mati,” firman Tuhan, TUHAN semesta alam. (Yesaya 22:12-14 (TB))

 

Tuhan murka kepada umat-Nya. Mereka mengalami penderitaan atas kesalahan mereka sendiri, bukannya bertobat, justru mereka berpesta karena tanpa pengharapan.

Padahal pemazmur mengingatkan; sekalipun dalam keadaan yang sulit, ada Tuhan.

 

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. (Mazmur 23:4 (TB))

 

Lembah kekelaman adalah hal yang mengerikan bagi orang Israel. Namun jika berjalan bersama Tuhan, semuanya aman oleh karena Dia dalam hidup umat.

Karena itu kepada mereka yang melupakan Tuhan, Yakobus mengingatkan;

 

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu. (Yakobus 4:7-10 (TB))

 

Jadilah orang yang rendah hati, dan berharap kepada Tuhan dalam hidup. Jadilah keluarga yang senantiasa taat kepada Tuhan. Menghadirkan Tuhan dalam setiap perjalanan kehidupan yang dijalani, dan mengikut rancangan Tuhan selalu.

Jadilah keluarga yang bersukacita di dalam Tuhan, dan jadikan Dia sebagai sumber pengharapan dalam hidup.

 

 

SAAT HENING

 

 

Doa syafaat dan Penutup
(Selama bulan Oktober mengikuti jurnal keluarga dari panitia bulan keluarga)

 

 

Pujian Penutup

PKJ 289 : 3 – 4 – Keluarga Hidup Indah

 

Keluarga hidup indah, bila Tuhan pemimpinnya.

Dalam suka, dalam duka kita dalam tangan-Nya.

 

Refrein :

T’rima kasih pada-Mu, Tuhan, Kau bimbing kami selamanya.

Segala hormat, puji dan syukur kami panjatkan kepada-Mu.

 

Ya Roh Kudus, bimbing kami, agar s’lalu bersama-Mu.

Ajar kami, tolong kami mewujudkan kasih-Mu.

 

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga