Percaya Kepada Tuhan yang Hidup

Pujian Pembukaan

  1. 314 : 1 + 2 – PUJILAH SUMBER HIDUPMU

 

Pujilah Sumber hidupmu;

puji Dia di dalam sorga sampai kekal abadi.

Pujilah Sumber hidupmu!

Bunyikan bersama suling dan rebana

sambil melagukan syukur bagi Tuhan.

Pujilah Sumber hidupmu!

 

Sion, elukan Rajamu ;

sungguh, dikaulah yang dicari sampai didapatiNya.

Sion, elukan Rajamu !

Songsonglah yang datang dalam nama Tuhan

dan terima Dia, jadilah milikNya!

Pujilah Sumber hidupmu!

 

 

PEMBACAAN MAZMUR

Salah Seorang anggota Persekutuan Membacakan Mazmur 31:1-6, 16-17

 

 

Doa Pembukaan dan Perenungan Firman

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

 

Pembacaan dan perenungan Firman

 

  • Keluaran 3:1-12 
  • Kisah Para Rasul 7:1-16

 

Percaya Kepada Tuhan yang Hidup

 

Musa dipanggil Tuhan untuk memimpin umat Israel kembali ke tanah perjanjian (Kanaan) karena Tuhan mendengar teriakan permohonan mereka (Kel. 3:7-10). Keraguan Musa dijawab dengan perkenalan nama Tuhan.

 

Tetapi Musa berkata kepada Allah: “Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?” Lalu firman-Nya: “Bukankah Aku akan menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini.” Lalu Musa berkata kepada Allah: “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? — apakah yang harus kujawab kepada mereka?” Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun. (Keluaran 3:11-15 (TB))

 

Nama itu bukan sekedar nama. Nama itu menunjukkan Tuhan yang berkuasa dan berkarya dalam hidup umat dari dulu, hari ini, dan selama-lamanya. Tuhan yang menjadi pokok selamat umat-Nya.

 

Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku. Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia. (Mazmur 31:4-6 (TB))

 

Percaya bahwa Tuhan adalah satu-satunya pertolongan itulah yang dinyatakan oleh pemazmur, dan itulah kekuatan iman.

Dengan iman dan penyertaan Roh Kudus, Stefanus bersaksi di depan mahkamah agama. Ia menguraikan sejarah kehidupan Abraham sampai kepada pembuangan di Mesir; bagaimana Tuhan selalu berkarya dalam kehidupan bangsa Israel (Kis. 7:1-16).

Perjalanan hidup setiap orang percaya disertai dan dipimpin Tuhan. Hendaklah setiap orang mempercayakan hidupnya kepada Tuhan yang Hidup.

 

 

SAAT HENING

 

Doa syafaat dan Penutup
Berdoa untuk :

  • Pemerintah  (eksekutif) dari pusat ke daerah yang bersih, dan melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.
  • Kesehatan anggota keluarga
  • (Bisa ditambahkan sendiri oleh anggota keluarga)
  • Penutup

 

 

Pujian Penutup

  1. 314 : 3 + 4 – PUJILAH SUMBER HIDUPMU

 

Sion, Pengantinmu dekat;

Ia membawa perhiasan mahal, tebusan kasih.

Sion, Pengantinmu dekat!

Bangun bergembira dan menyambut Dia,

yang hendak menjadi milikmu abadi.

Pujilah Sumber hidupmu!

 

Sion, terima Tuhanmu;

ikut Dia di dalam pengabdian di bumi ini.

Sion, terima Tuhanmu!

Minumlah cawanNya, pikullah bebanNya

dan patuhi Dia tulus dan setia.

Pujilah Sumber hidupmu!

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga