Mengusahakan Hidup yang Baik dan Menyenangkan Orang Lain

Saat teduh

Umat berdiam diri sekitar 30 detik, merenungkan segala bentuk kebaikan Tuhan yang sudah diterimanya

 

Nyanyian Umat          

KJ 424 “Yesus Menginginkan Daku”

  1. Yesus menginginkan daku bersinar bagi-Nya,

di mana pun ‘ku berada, ‘ku mengenangkan-Nya.

Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;

bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

  1. Yesus menginginkan daku menolong orang lain,

manis dan sopan selalu, ketika ‘ku bermain.

 

Bacaan I:  Amsal 16.21-33 

Pesan yang penting dalam perikop ini

Beberapa hari ini kita mendengar seruan terhadap kinerja pemerintah. Selain mendoakan, tugas kita juga mengkritisi pemerintah. Ini sejalan dengan perintah Yesus yang diajarkan-Nya kepada para murid-Nya. Bukan dorongan untuk memberontak atau menjatuhkan pemerintah, melainkan perhatian dan kepedulian untuk memberi masukan berguna demi kebaikan seluruh rakyat yang mempercayakan kepemimpinan kepada mereka.

Hanya saja, cara menyuarakan kekritisan perlu dinyatakan secara bijak. Sebab jika diterima secara berbeda, maka tujuan kritik itu tidak akan tercapai. Oleh karena itu orang bijak menuliskan amsal ini demi membelajarkan umat mulai dari memikirkan segala sesuatu yang baik dan benar, dilanjutkan dengan mengutarakannya secara tepat, sehingga orang yang mendengarnya merasa disejukkan, ketimbang dibuat panas olehnya.

 

Doa Pembuka

Dipimpin seorang anggota keluarga

 

Mazmur 5

Bacalah bagian ini dengan beberapa cara

  1. Seorang membacanya, sementara anggota keluarga lain mendengarkan
  2. Seorang membaca bagian yang mengarah ke kiri, sementara yang lain membaca bagian yang mengarah ke kanan
  3. Kaum laki-laki membaca bagian yang mengarah ke kiri, sementara kaum perempuan membaca yang mengarah ke kanan

 

Bacaan II: Matius 15.1-9

Pesan melalui perikop       

 

Sekali lagi Yesus berhadapan dengan orang Farisi. Mereka memperlihatkan ironi ketika banyak berkata-kata tentang kebiasaan dan pengajaran yang benar, namun tidak menunjukkan perilaku yang sesuai dengan hal itu.

Tentang perilaku yang demikian, Yesus mengkritisinya dan mengingatkan agar tidak hidup dalam kemunafikan atau cara hidup yang palsu. Apa yang terlontar (dari mulut) terkesan baik dan bijak, namun tidak dilengkapi dengan perbuatan yang sejalan dengannya. Misalnya, seorang Farisi mengatakan tentang perlunya menolong orang lain. Namun dalam kenyataannya ia tak pernah melakukannya, bahkan hanya melihat dan mendoakannya sajapun tidak.

                                                                   

Mari kita melihatnya melalui 3 sisi hidup kita, yakni sisi nalar (kognitif), sisi rasa (afektif), serta sikap atau tindakan (motoris).

Secara nalar, kita diajak mengkritisi hal-hal berikut:

  • Menurut Saudara, apa yang benar dalam hidup, yang harus dipraktekkan dalam hidup setiap hari?
  • Apakah Saudara sudah konsisten melakukannya?

Selain itu, kita juga diajak mengembangkan perasaan berikut:

  • Berapa seringkah Saudara merasakan pergumulan batin ketika gagal melakukan sesuatu yang menurut Saudara harus dilakukan?
  • Jika perasaan Saudara menjadi pilu karena gagal melakukan apa yang benar, apa yang Saudara rencanakan sebagai bentuk pertobatan?

 

Kedua sisi itu tentu akan memengaruhi tindakan kita, yang diharapkan bisa dilakoni secara etis. Setidaknya, kita bisa mengukur apakah hidup kita sudah dijalani seperti ini:

  • Seberapa seringkah Saudara menguji diri, apakah perkataan Saudara kepada orang lain berbuahkan perbuatan yang sejalan dengannya?

 

Doa Bersama

Mari kita doakan

  1. kesediaan bekerja sama dengan orang lain
  2. kesadaran memelihara lingkungan hidup, mulai dari hal-hal kecil
  3. kerinduan membangun negara yang bersih, peduli, dan bermartabata

 

Nyanyian Umat

KJ 424 ”Yesus Menginginkan Daku”

  1. Ku mohon Yesus menolong menjaga hatiku,

agar bersih dan bersinar meniru Tuhanku.

Bersinar, bersinar; itulah kehendak Yesus;

bersinar, bersinar, aku bersinar terus.

 

  1. Aku pun ingin bersinar dan melayani-Nya,

hingga di sorga ‘ku hidup senang bersama-Nya.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga