Mengasihi Tuhan dan Firman-Nya

Pujian Pembukaan

KJ 50 : 1 – 3 – SABDA-MU ABADI

 

Sabda-Mu abadi, suluh langkah kami.

Yang mengikutinya hidup sukacita.

 

Di tengah ancaman sabda-Mu harapan,

Sumber penghiburan, kabar kes’lamatan.

 

Dalam badai topan sabda-Mu pedoman;

dalam kekelaman jalan kami aman.

 

 

PEMBACAAN MAZMUR

Salah Seorang Anggota Persekutuan Membacakan Mazmur 119:33-40

 

 

Doa Pembukaan dan Perenungan Firman

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

 

Pembacaan dan perenungan Firman

 

  • Yehezkiel 24:15-27 
  • Roma 10:15b-21

 

Mengasihi Tuhan dan Firman-Nya

 

Kematian istri Yehezkiel dan apa yang dilakukan Yehezkiel (Yeh. 24:15-18) menjadi tanda yang terjadi kepada umat Israel.

 

Lalu kujawab mereka: “Firman TUHAN sudah datang kepadaku: Katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sesungguh-sungguhnya Aku akan menajiskan tempat kudus-Ku, kekuasaanmu yang kaubanggakan, kenikmatan bagi matamu dan bagi jiwamu; dan anak-anakmu lelaki dan perempuan yang kamu tinggalkan akan mati rebah oleh pedang. Kamu akan melakukan seperti yang kulakukan: Mukamu tidak akan kamu tutupi dan roti perkabungan tidak akan kamu makan, kepalamu pakai destar dan kakimu pakai kasut; dan kamu tidak akan meratap atau menangis. Tetapi kamu akan hancur lebur dalam hukumanmu, dan kamu akan mengeluh seorang kepada yang lain. Demikianlah Yehezkiel menjadi lambang bagimu; tepat seperti yang dilakukannya kamu akan lakukan. Kalau itu sudah terjadi maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan ALLAH. (Yehezkiel 24:20-24 (TB))

 

Tuhan menjadikan tragedi keluarga Yehezkiel sebagai suatu peringatan kepada umat Israel. Semuanya itu karena mereka melawan kepada Tuhan, suatu penegasan Yesaya yang dicatat oleh Paulus dalam kitab Roma;

 

Dan dengan berani Yesaya mengatakan: “Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku.” Tetapi tentang Israel ia berkata: “Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah.” (Roma 10:20-21 (TB))

 

Ketidaktaan menjadikan hukuman bagi Israel, supaya mereka ingat Tuhan dan kuasa-Nya.

Karena itu pemazmur mengingatkan;

 

Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir. Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintah-Mu, sebab aku menyukainya. (Mazmur 119:33-35 (TB))

 

Dari kegagalan Israel, setiap orang percaya diingatkan untuk menjadi umat yang taat. Setiap orang percaya diajak untuk mencintai Taurat Tuhan dan melakukan firman-Nya dalam hidup.

 

 

SAAT HENING

 

Doa syafaat dan Penutup
Berdoa untuk :

  • Pemerintah  (eksekutif) dari pusat ke daerah yang bersih, dan melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.
  • Kesehatan anggota keluarga
  • (Bisa ditambahkan sendiri oleh anggota keluarga)
  • Penutup

 

 

Pujian Penutup

KJ 50 : 1 – 3 – SABDA-MU ABADI

 

Sabda-Mu semua harta tak terduga,

sungguh memberkati yang membuka hati.

 

Sabda pengasihan dalam hidup insan,

cah’ya pengharapan bila ajal datang.

 

Tolong, agar kami rajin mendalami

lalu melakukan sabda-Mu, ya Tuhan!

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga