Kudapan

Selamat pagi.
Hidup itu banyak kejutannya.
Nikmati saja.
Kudapan ini merupakan produk lokal asal Mojokerto, tapi konon kabarnya ribuan tahun yg lalu dibawa oleh orang Tiongkok ke Indonesia . Namanya onde-onde.
Kudapan yang sering dipakai tebak-tebakan: “Bagaimana menempelkan wijennya?”, merupakan kudapan yang sudah banyak bervariasi. Dari variasi isi; isian yang penulis tahu awalnya kacang tholo (Jawa; kacang tunggak), menjadi kacang hijau, kacang tanah, dan masih banyak lagi. Di Mojokerto variasi isinya juga makin bervariasi.
Kudapan tradisional memang perlu diperkenalkan kepada generasi muda, supaya mereka juga kenal dengan kekayaan kuliner nusantara, baik berupa makanan, minuman, maupun kudapan. Supaya dengan perkenalan yang ada, generasi muda mengerti kayanya kuliner Nusantara.
Keberagaman bukan hanya tentang suku, budaya namun juga keberagaman kuliner dengan berbagai variasi rasa.
Jika menyadari keberagaman dalam hidup, setiap orang bisa belajar menerima yang lain.
Foto kiriman Bpk. Christian Wahyudi, anggota GKI Serpong wilayah Nusa Loka, BSD.

Komentar Anda