Kesetiaan Kepada Tuhan

Pujian Pembukaan

NKB 154 : 1 – 2 – SETIALAH, SETIALAH

 

Setialah, setialah selama hidupmu.

Ikuti jalan Tuhanmu dengan tetap teguh.

Meski penuh derita di dalam dunia,

tetapi jangan ‘kau gentar, tetap setialah.

 

Setialah, setialah mengikut Tuhanmu.

Bersaksilah di dunia tentang Penebusmu

yang mati disalibkan di bukit Golgota

tetapi Dia bangkitlah, besar kuasa-Nya

 

 

PEMBACAAN MAZMUR

Salah Seorang anggota Persekutuan Membacakan Mazmur 89:1-5, 16-19

 

Doa Pembukaan dan Perenungan Firman

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

Pembacaan dan perenungan Firman

  • Yeremia 25:8-14
  • Lukas 17:1-4

 

Kesetiaan kepada Tuhan

Mendengar perkataan Tuhan dan mengikuti jalan-Nya, itulah orang beriman.

 

Nyanyian pengajaran Etan, orang Ezrahi. Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu dengan mulutku turun-temurun. Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit. (Mazmur 89:2 – 3 (TB)) 

 

Kasih setia Tuhan bagi umat-Nya memberikan harapan. Namun sayangnya  umat tidak mau mendengar Tuhan. Karena itu;

 

Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: Oleh karena kamu tidak mendengarkan perkataan-perkataan-Ku, sesungguhnya, Aku akan mengerahkan semua kaum dari utara — demikianlah firman TUHAN — menyuruh memanggil Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku itu; Aku akan mendatangkan mereka melawan negeri ini, melawan penduduknya dan melawan bangsa-bangsa sekeliling ini, yang akan Kutumpas dan Kubuat menjadi kengerian, menjadi sasaran suitan dan menjadi ketandusan untuk selama-lamanya. (Yeremia 25:8-9 (TB))

 

Ketidaksetiaan menjadikan murka Tuhan kepada umat. Karena itu Tuhan Yesus berkata;

 

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. (Lukas 17:1-2 (TB))

 

Setiap orang hendaklah menjaga dirinya sendiri, sebagai bagian dari kesetiaan kepada Tuhan.

 

SAAT HENING

Doa syafaat dan Penutup
Berdoa untuk :

  • Yudikatif (aparat hukum, polisi dan TNI) yang melindungi masyarakat dan melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar.
  • Kesehatan anggota keluarga
  • (Bisa ditambahkan sendiri oleh anggota keluarga)
  • Penutup

 

Pujian Penutup

NKB 154 : 3 – SETIALAH, SETIALAH

 

Setialah, setialah menjadi hamba-Nya.

Meski besar rintanganmu, tetap percayalah.

Selalu ‘kau dibimbing ke air yang tenang,

kelak mahkota milikmu di sorga yang terang.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga