Jejak Taat, Menuai Berkat

NYANYIAN PEMBUKA
NKB 133 – SYUKUR PADAMU, YA ALLAH
Syair: Thanks to God!; August Ludvig Storm,
Terjemahan Inggris: Norman Johnson,
Terjemahan: Tim Nyanyian GKI,
Lagu: John Alfred Hultman
 
Syukur padaMu, ya Allah, atas s’gala rahmatMu;
Syukur atas kecukupan dari kasihMu penuh.
Syukur atas pekerjaan, walau tubuhpun lemban;
Syukur atas kasih sayang dari sanak dan teman.
 
Syukur atas bunga mawar, harum, indah tak terp’ri.
Syukur atas awan hitam dan mentari berseri.
Syukur atas suka-duka yang ‘Kau b’ri tiap saat;
Dan FimanMulah pelita agar kami tak sesat
 
Syukur atas keluarga penuh kasih yang mesra;
Syukur atas perhimpunan yang memb’ri sejahtera.
Syukur atas kekuatan kala duka dan kesah;
Syukur atas pengharapan kini dan selamaNya!

 

DOA PEMBUKA

BACAAN ALKITAB      

ULANGAN 28:1-14

 

RENUNGAN

Dalam perjalanan mendaki gunung, akan menempuh perjalanan panjang melintasi alam bebas. Keselamatan menjadi sangat utama, salah satunya dengan kedisiplinan mengikuti jalur pendakian. Jika memilih jalur sendiri karena merasa bisa mengalahkan gunung dan cepat sampai, justru berisiko tinggi untuk tersesat, kehabisan tenaga dan ancaman nyawa.

Kehidupan iman kita juga ibarat pendakian panjang. Di tengah hiruk pikuk hidup yang makin modern yang serba cepat, tidak sedikit orang yang tergesa-gesa membuka cara dan jalannya sendiri. Untuk meraih puncak kesuksesan, keamanan diri harus mengejar mati-matian dengan kekuatan sendiri hingga kelelahan jiwa dan matinya iman – tidak lagi mengandalkan Tuhan.

Ulangan 28:1-14, menceritakan di mana Musa mengingatkan umat Israel yang sedang bersiap memasuki Tanah Perjanjian. Kunci keselamatan bukanlah sekeras apa mereka berjuang sendiri, namun seberapa setia dan taat pada Tuhan yang sudah memimpin pembebasan mereka. Janji Tuhan ay. 1 “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumiSegala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:” Tuhan meminta umat Israel untuk melangkah setia di jalur ketaatan dan berkat akan datang menjadi bagian mereka.

Berkat yang dijanjikan di sini adalah berkat holistik. Bukan sekadar kekayaan material, namun juga memberkati “buah kandungan” yang berbicara tentang keharmonisan dan masa depan keluarga. Juga memberkati “bakul dan tempat adonanmu” yang berarti kecukupan dalam pekerjaan dan kebutuhan sehari-hari, hingga memberikan perlindungan penuh. Bahkan berkat dari ketaatan ini memampukan umat untuk memiliki dampak sosial yang nyata – “sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman.” Ini adalah panggilan yang relevan bagi kita saat ini – bahwa berkat Tuhan diberikan bukan untuk dinikmati sendiri secara egois, namun supaya kita memiliki kapasitas untuk terlibat dalam pekerjaan kemanusiaan dan keadilan sosial.

Mari menjejakkan kaki melangkah dalam ketaatan pada Tuhan, meskipun perjalanan yang dijumpai penuh liku dan terjal. Namun ketaatan menolong dan membebaskan kita dari rasa cemas dan tuntutan duniawi yang tak ada habisnya. Amin.

 

DOA SYAFAAT

  • Mendoakan mereka yang sakit dan keluarga yang merawat
  • Gereja yang terlibat mengatasi kesulitan tetangga
  • Peperangan dan konflik antar bangsa segera berakhir serta terwujud damai sejahtera
     

NYANYIAN PENUTUP

KJ 370 – ‘KU MAU BERJALAN DENGAN JURUS’LAMATKU
Syair: Down in the Valley with My Saviour I Would Go, William Orcutt Crushing, 1823 – 1902, Terjemahan: Yamuger, 1984, berdasarkan Mazmur 23,
Lagu: Robert Lowry
 
‘Ku mau berjalan dengan Jurus’lamatku
di lembah berbunga dan berair sejuk.
Ya, kemana juga aku mau mengikutNya
sampai aku tiba di neg’ri baka.
Refrein:
Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus:
‘ku tetap mendengar dan mengikutNya.
Ikut, ikut, ikut Tuhan Yesus;
ya, ke mana juga ‘ku mengikutNya!
 
‘Ku mau berjalan dengan Jurus’lamatku
di lembah gelap, di badai yang menderu.
Aku takkan takut di bahaya apa pun,
bila ‘ku dibimbing tangan Tuhanku.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga