NYANYIAN PEMBUKA
https://youtu.be/MEKtf2pEzZM?si=Ak-27FYRcxzTUwgE
Setiap hari kita menjalani kehidupan dengan berbagai pilihan. Ada keputusan tentang pekerjaan, keluarga, relasi, penggunaan waktu, maupun cara menghadapi persoalan. Tidak selalu mudah menentukan mana yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan. Karena itu, Mazmur 119:33-40 menggambarkan hati seseorang yang menyadari bahwa ia membutuhkan Tuhan untuk menuntun kehidupannya.
Pemazmur berulang kali berkata, “Ajarlah aku,” “Buatlah aku mengerti,” dan “Teguhkanlah hatiku.” Ia menyadari bahwa menjalani kehidupan yang benar tidak cukup hanya dengan mengetahui firman Tuhan. Kita membutuhkan Tuhan untuk membentuk hati, memberikan pengertian, dan menolong kita tetap setia ketika menghadapi berbagai godaan.
Dalam keseharian, kita mudah tertarik pada apa yang dianggap berhasil, menguntungkan, atau menyenangkan oleh dunia. Karena itu, doa pemazmur menjadi doa kita juga: “Tuhan, ajarlah aku mengenal kehendak-Mu dan berikan hati yang rindu melakukan firman-Mu.” Kiranya firman Tuhan bukan hanya kita dengar, tetapi menjadi arah dalam setiap keputusan dan tindakan kita.
Tuhan tidak hanya menunjukkan jalan, tetapi juga menyertai kita untuk menjalaninya. Maka setiap hari, marilah datang kepada Tuhan dengan hati yang mau diajar, dibentuk, dan diteguhkan, sehingga kehidupan kita semakin mencerminkan kehendak-Nya. Amin.
DOA SYAFAAT DAN PENUTUP
- Kaum muda yang mau belajar berbagai keterampilan.
- Kehidupan orang-orang terkasih selalu ada dalam kasih dan pemeliharaan Tuhan.
- Kondisi bangsa dan negara, saudara-saudara yang menjadi korban kebakaran hutan.

Komentar Anda