"Jangan" dan "Harus"
NYANYIAN PEMBUKA
https://youtu.be/ruDxEzys3cQ?si=qY35WtcTyvb6DENc
Baru-baru ini saya mendengar bahwa ada kecenderungan dalam diri anak-anak zaman sekarang untuk menolak melakukan sesuatu yang diawali dengan ‘harus’ atau ‘jangan’. Menurut pengalaman beberapa orang, hal ini karena anak-anak zaman sekarang merasa hal-hal tersebut tidak lagi relevan. Memang harus ada penelitian mendalam terkait dengan hal ini: apakah benar anak-anak zaman sekarang sulit mendengarkan hal-hal yang diberikan penekanan ‘harus’ atau ‘jangan’.
Apa yang ada dalam bacaan kita hari ini menunjukkan betapa dahsyatnya dampak dari pengabaian peringatan dengan kata ‘harus’ dan ‘jangan’. Dalam banyak kesempatan, Tuhan menyampaikan teguran, peringatan, ajakan kepada umat Israel agar tidak menjauhi Tuhan. Namun, raja-raja yang memimpin bangsa itu memilih hal yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Semua teguran dan juga seruan untuk bertobat tak diacuhkan. Bagian bacaan kita ini diberi judul ‘ucapan ilahi’, semacam gambaran yang akan terjadi jika umat Israel tidak menghiraukan seruan dan teguran Tuhan. Perkataan-perkataan ini bukan untuk membuat takut bangsa itu, tapi justru untuk memberikan peringatan agar hal mengerikan itu tidak terjadi.
Sebagai orangtua, tidak ada yang menginginkan anak-anaknya mengalami kemalangan atau hal buruk lainnya. Kata ‘jangan’ bukan untuk menghalangi keinginan anak, tetapi sebuah himbauan untuk memikirkan lebih panjang sebelum mengambil keputusan. Terkadang hal yang diberi penekanan ‘harus’ atau ‘jangan’ itu membawa kita pada pemikiran yang lebih mendalam terkait apa yang akan dilakukan nantinya.
Sebagai anak, mungkin ada banyak hal yang bisa kita lihat melalui internet dan juga sumber informasi lain. Namun, ucapan orangtua yang sudah memiliki lebih banyak pengalaman juga perlu dihiraukan. Penyampaiannya mungkin terkesan menggurui atau ingin ikut terlibat dalam setiap keputusan kita. Itu adalah sinyal kepedulian orangtua yang harus disikapi dengan benar.
Sebagai keluarga, kita perlu mendengar suara orang terkasih sebagai bentuk kasih dan sayang. Kita percaya bahwa mereka juga adalah berkat dari Tuhan; mereka adalah orang yang Tuhan tempatkan untuk menolong dan mendoakan kita agar selalu ada dalam jalan Tuhan. Dengarkanlah, pikirkanlah, dan lakukan apa yang sesuai dengan kebenaran Tuhan.
MENGISI JURNAL KELUARGA BERSAMA-SAMA
NYANYIAN PENUTUP

Komentar Anda