Tuhan Asal dan Tujuan Hidup Umat

PUJIAN PEMBUKAAN

NKB 14 : 1 – 2 – JADILAH, TUHAN, KEHENDAK-MU!

 

Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu!

Kaulah Penjunan, ku tanahnya.

Bentuklah aku sesuka-Mu,

‘kan kunantikan dan berserah.

 

Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu!

Tiliklah aku dan ujilah.

Sucikan hati, pikiranku

dan di depan-Mu ‘ku menyembah.

 

 

PEMBACAAN MAZMUR

Salah Seorang Anggota Persekutuan membacakan Mazmur 31:7-17

 

 

DOA PEMBUKAAN DAN PERENUNGAN FIRMAN

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

 

PEMBACAAN DAN PERENUNGAN FIRMAN

 

  • Ayub 13:13-19 
  • Filipi 1:21-30

 

 

Tuhan Asal dan Tujuan Hidup Umat

 

 

Hanya kepada Tuhan sajalah manusia bisa datang, meratap dan memohon. Karena tak seorang pun benar di hadapan Tuhan.

 

Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!” Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku! Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu! (Mazmur 31:15-17 (TB))

 

Tuhanlah sumber kehidupan dan kebenaran. Karena itu ketika Ayub menderita, dan teman-temannya mengungkapkan berbagai sudut pandangnya tentang penderitaan Ayub, ia berkata;

 

Lihatlah, Ia hendak membunuh aku, tak ada harapan bagiku, namun aku hendak membela perilakuku di hadapan-Nya. Itulah yang menyelamatkan aku; tetapi orang fasik tidak akan menghadap kepada-Nya. (Ayub 13:15-16 (TB))

 

Datang kepada Tuhan. Itulah yang juga orang beriman lakukan. Karena dalam iman setiap orang yang percaya kepada Tuhan tahu; Tuhan pasti berbelaskasihan.

Karena itu dalam berbagai tantangan kehidupan; dipenjara, namanya disalahgunakan, difitnah oleh teman sendiri (Fil  1:12-20), dan sakit yang harus ia tahan, Paulus berkata:

 

Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu. Aku didesak dari dua pihak: aku ingin pergi dan diam bersama-sama dengan Kristus — itu memang jauh lebih baik; tetapi lebih perlu untuk tinggal di dunia ini karena kamu. (Filipi 1:21-24 (TB))

 

Hidupnya hanya untuk Kristus, kematiannya memuliakan Kristus, dan ia bertemu muka dengan muka dengan Tuhan.

Karena itu ia tidak memilih, karena semua adalah baik.

Tidakkah setiap orang beriman percaya seperti Paulus? Percaya dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan, dan hidup memuliakan Dia selalu karena percaya segala sesuatu oleh, dan untuk Kristus.

 

 

SAAT HENING

 

DOA SYAFAAT DAN PENUTUP
Berdoa untuk :

  • Legislatif (anggota dewan dari pusat sampai daerah) yang memikirkan kesejahteraan seluruh rakyat.
  • Kesehatan keluarga
  • (Bisa ditambahkan sendiri oleh anggota keluarga)
  • Penutup

 

 

PUJIAN PENUTUP

NKB 14 : 3 – 4 – JADILAH, TUHAN, KEHENDAK-MU!

 

Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu!

Tolong, ya Tuhan, ‘ku yang lemah!

S’gala kuasa di tangan-Mu;

jamahlah aku, sembuhkanlah!

 

Jadilah, Tuhan, kehendak-Mu!

S’luruh hidupku kuasailah.

Berilah Roh-Mu kepadaku,

agar t’rang Kristus pun nyatalah.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga