Lestari

Selamat pagi.
Hari tak selalu dimulai dengan cerah.
Hidup tak selalu sama setiap hari.
Nama kue ini bagea. Kue berbentuk bulat ini berasal dari Alor, Nusa Tenggara Timur. Kue bagea terbuat dari sagu dan kenari. Nama “bagea” juga ada dalam kue tradisional dari Maluku dan Manado. Bedanya kue bagea dari Alor berbentuk bulat dan tidak dibungkus dengan daun.
Rasanya renyah, gurih, manis legit menjadikan bagea teman yang cocok untuk minum kopi atau teh tanpa gula.
Dunia memang makin maju. Indonesia makin terbuka dengan apa yang dari luar, bahkan orang menjadi bangga kalau mengikuti kebiasaan dan adat istiadat luar; merasa menjadi warga dunia, kelas atas.Padahal kita punya kebiasaan dan adat sendiri yang sama kedudukannya.
Mari cintai produk sendiri; adat, kebiasaan, dan juga makanan tradisionalnya. Lestarikan menjadi kekayaan yang tiada taranya. Kenalkan apa yang ada pada kita kepada anak cucu sebagai kekayaan tak ternilai.
Bagea dari Alor diberikan oleh bpk. Zainul Mokanimau, anggota GKI Serpong wilayah de Latinos, BSD.

Komentar Anda