Kristus Dalam Diri:Rindukah Kita?
Saat teduh
Umat berdiam diri sekitar 30 detik, merenungkan segala bentuk kebaikan Tuhan yang sudah diterimanya
Nyanyian Umat
KJ 38 “T‘lah Kutemukan Dasar Kuat”
T’lah kutemukan dasar kuat,
tempat berpaut jangkarku.
Kekal, ya Bapa, Kau membuat
Putra-Mu Dasar yang teguh:
biarpun dunia lenyap,
pegangan hidupku tetap!
Inilah dasar andalanku,
biarpun apa kutempuh:
ya Tuhan, rahmat-Mu berlaku
sepanjang jalan hidupku!
Sampai kekal kupujilah
samud’ra rahmat yang baka!
Bacaan I: 1 Raja-raja 10.1-13
Pesan yang penting dalam perikop ini
Ratu Syeba mendengar dan mengagumi kebijaksanaan Salomo dan ingin mengetahui bagaimana Salomo bisa memperolehnya. Dari percakapannya dengan Salomo, ia menyimpulkan bahwa Salomo mendapatkannya dari Tuhan. Setelah itu ia mengagungkan Tuhan yang disembah Salomo.
Dari situ ia menyimpulkan bahwa kekaguman seseorang terhadap cara hidup seseorang bisa memengaruhi sikap dan tindakannya selanjutnya. Oleh karena itu, kalau kita hidup berdasarkan ajaran Kristus, itu bisa menjadi kesaksian tentang Kristus dan membuat orang lain juga memuliakan-Nya.
Doa Pembuka
Dipimpin seorang anggota keluarga
Mazmur 72
Bacalah bagian ini dengan beberapa cara
- Seorang membacanya, sementara anggota keluarga lain mendengarkan
- Seorang membaca bagian yang mengarah ke kiri, sementara yang lain membaca bagian yang mengarah ke kanan
- Kaum laki-laki membaca bagian yang mengarah ke kiri, sementara kaum perempuan membaca yang mengarah ke kanan
Bacaan II: Efesus 3.14-21
Pesan melalui perikop
Bagian ini merupakan doa Paulus bagi umat yang digembalakannya, dan juga bagi umat yang percaya kepada Kristus secara universal. Ini tanda perhatian dan kepeduliannya terhadap umat, sebab ia mengasihi mereka.
Doa Paulus ini meminta supaya Tuhan menguatkan mereka yang berada dalam kesulitan dan pergumulan. Isinya bukan supaya kesulitan itu dilenyapkan atau dihilangkan, melainkan agar dalam menghadapinya, umat memiliki kekuatan batin berupa kehadiran Kristus dalam roh mereka, yang membimbing mereka agar dapat bertahan.
Harapan Paulus adalah agar umat semakin meresapi karya Kristus bagi mereka, sehingga mereka mengandalkan Kristus dalam hidup mereka, dan semakin menyadari pentingnya hidup dalam pengenalan yang benar akan nilai-nilai keilahian yang diajarkan Kristus kepada mereka.
Belajar dari apa yang diceritakan dalam tulisan ini, mari kita merefleksikannya melalui 3 sisi hidup kita, yakni sisi nalar (kognitif), sisi rasa (afektif), serta sikap atau tindakan (motoris).
Secara nalar, kita diajak mengkritisi hal-hal berikut:
- Apakah seperti Paulus, kita juga berdoa memohon hal yang sama, yakni agar Kristus bisa berdiam dalam hati dan pikiran kita?
- Apakah kita mengalami dan mengamini karya Kristus dalam hidup kita, yang bukan hanya berupa pemenuhan kebutuhan materi?
Selain itu, kita juga diajak mengembangkan perasaan berikut:
- Apakah kita merasakan hadirnya Kristus dalam keseharian kita, dalam setiap aktivitas dan pergumulan yang kita hadapi?
- Apakah kita merindukan dapat merasakan cinta kasih Kristus dalam hidup?
Kedua sisi itu tentu akan memengaruhi tindakan kita, yang diharapkan bisa dilakoni secara etis. Setidaknya, kita bisa mengukur apakah hidup kita sudah dijalani seperti ini:
- Seberapa eratkah hubungan antara dekat dengan Yesus memengaruhi kata-kata kita terhadap orang lain? Apakah itu bisa membuat kita lebih sabar mengendalikan diri sehingga walau sedang emosi, kita tetap menyampaikan kata-kata yang ramah dan hangat tanpa keketusan dan kejudesan?
- Apakah kita memperhatikan sikap kita terhadap orang lain? Sudahkah kita memperlihatkan perbuatan yang menyejukkan hati orang lain dan membuat mereka merasa lebih diterima?
Doa Bersama
Dipimpin seorang anggota keluarga, dengan pokok doa:
- Agar umat hidup bagi Tuhan; mengingat hubungannya dengan Tuhan serta menikmatinya dalam perjalanan hidup dari ke hari
- Kerinduan mempersembahkan diri terlibat dalam pelayanan
- Pdt. Manda yang baru melahirkan; semoga pemulihan kondisinya berlangsung baik dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala
Nyanyian Umat
”Ku Mau Cinta Yesus Selamanya”
– Bisa dinyanyikan beberapa kali –
Ku mau cinta Yesus selamanya (2x)
Meskipun badai silih berganti dalam hidupku
Ku tetap cinta Yesus selamanya

Komentar Anda