Keteduhan

Selamat pagi.
Jadilah orang yang tekun mendengar.
Jadilah orang yang lambat berkata-kata.

Kala waktu beralih, dan malam perlahan menjelang, seakan semua melambat. Hari yang tadinya penuh dengan aktivitas, perlahan menghilang. Langit yang tadinya cerah, lambat laun meredup. Sungai yang tenang, membawa keteduhan bagi siapapun yang memandangnya.

Semua ada waktunya. Kota Florence perlahan melambat, dan teduh, memberi kepada setiap insan untuk mengaso, melihat apa yang telah dilakukan selama seharian ini? Sudahkah hidup memberi arti bagi sesama makhluk?

Ketenangan sungai di kota Florence memberi kesempatan untuk kembali melihat ke dalam diri; adakah keteduhannya mampu membuat kita berefleksi arti kehadiran kita hari ini, dan sepanjang hidup? Adakah waktu membuat setiap kita makin dewasa, dan makin tangguh menghadapi kerasnya hidup? Adakah kita tegar melangkah menapaki setiap jalan; seperti apapun medannya?

Yakinlah, jangan takut, Dia sang pemberi hidup selalu besertamu.

Pemandangan di kota Florence, Italia oleh Sdr. John Albert Kalangi, anggota GKI Serpong wilayah Giri Loka, BSD.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Sapaan Pendeta