Hidup di Dalam Tuhan
Mazmur 112:1-9
Yesaya 29:13-16
Markus 7:1-8
Selamat hari Sabtu.
Tuhan murka kepada umat-Nya yang telah Dia ciptakan, dan sertai dan pimpin. Namun malahan tak mengakui Tuhan dalam hidup mereka.
Yesaya 29:15-16 (TB) Celakalah orang yang menyembunyikan dalam-dalam rancangannya terhadap TUHAN, yang pekerjaan-pekerjaannya terjadi dalam gelap sambil berkata: “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?”
Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: “Bukan dia yang membuat aku”; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: “Ia tidak tahu apa-apa”?
Karena itu Tuhan murka kepada mereka dan membuang bangsa Israel; kerajaan Yehuda dan Israel ke Babel karena pemberontakan mereka.
Hal yang sama dilakukan oleh orang Yahudi di masa Tuhan Yesus. Mereka hanya memperhatikan adat istiadat dan hati mereka tidak kepada Tuhan.
Karena itu Tuhan Yesus berkata:
Markus 7:6-8 (TB) Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.
Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”
Padahal hidup mengikut Tuhan merupakan hal yang baik.
Yang sering tidak disadari oleh umat: kasih, berkat, pemeliharaan dan penyertaan Tuhan.
Mazmur 112:5-7 (TB) Mujur orang yang menaruh belas kasihan dan yang memberi pinjaman, yang melakukan urusannya dengan sewajarnya.
Sebab ia takkan goyah untuk selama-lamanya; orang benar itu akan diingat selama-lamanya.
Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN.
Karena itu tetaplah berpaut kepada Tuhan dalam hidup kita. Berkata benar, bertindak benar sesuai firman Tuhan.
Doa:
Keluarga yang rajin bersekutu dan berdoa.

Komentar Anda