Gembala

Selamat pagi.
Jika hidup kita benar.
Hidup itu membawa kepada kedamaian dan kesejahteraan.

Menyusuri padang yang luas di antara musim dingin menuju musim semi, gembala suku beduin menggiring domba-dombanya menuju rerumputan yang mulai menghijaukan padang yang biasanya berwarna coklat.

Menjadi gembala membutuhkan perjuangan. Mencarikan padang dengan rumput untuk domba-domba gembalaannya, dan mencarikan sumber air yang memberikan kesegaran bagi domba gembalaannya. Tak jarang sang gembala harus memandu domba-dombanya berjalan cukup jauh.

Di waktu tenang, tanpa bahaya (lihat foto-sekalipun tidak jelas karena kecepatan bis) gembala berjalan di belakang domba-dombanya, namun jika menghadapi bahaya, gembala akan berjalan di depan, memakai tongkatnya untuk menghalau bahaya di depan.

Seorang gembala memberikan dirinya untuk domba-domba gembalaannya, itulah salah satu bentuk tanggung jawabnya atas domba-dombanya.

Foto perjalanan dari Betlehem menuju ke Yerikho, 19 Februari 2026, pukul 12.37.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Sapaan Pendeta