Dengarkanlah
NYANYIAN PEMBUKA
https://youtu.be/7_qKeDXj0sw?si=AC2JluNxhEANjSmD
DOA PEMBUKA
BACAAN ALKITAB
Yesaya 51: 1-3
RENUNGAN
Kisah seekor monyet di kebun binatang di Jepang menjadi sorotan belakangan ini. Punch, nama monyet itu. Dia kecil dan mungil, tapi ditinggalkan oleh induknya. Seorang pengurus kebun binatang memberikan Punch sebuah boneka orang utan untuk menjadi penghiburnya. Boneka itu selalu dibawa oleh Punch ke mana-mana.
Saat Punch merasa takut, dia langsung memeluk bonekanya itu. Tidak jarang monyet yang lebih dewasa iseng mengambil boneka Punch. Tapi Punch selalu berusaha mengambil kembali bonekanya dan menyingkir agar tidak diganggu.
Cerita Punch dan bonekanya mendapat sorotan dari banyak pihak, termasuk saya. Punch adalah gambaran sederhana dari betapa kejamnya dunia bagi mereka yang tidak punya harapan. Punch beruntung memiliki boneka itu. Lalu, bagaimana dengan kita? Apa yang kita miliki sebagai sumber pengharapan?
Tentu saja Tuhan yang menjadi sumber pengharapan kita. Itulah yang disampaikan Tuhan melalui nabi Yesaya pada bacaan kita hari ini. Kalau manusia banyak mengecewakan, lihatlah alam! Tuhan menunjukkan gunung batu dan lubang galian batu yang ada di sana. Siapa yang buat itu semua, kalau bukan Tuhan?
Tuhan juga memakai Abraham dan Sara sebagai pengingat bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dari dua orang manusia, Tuhan bisa buat jadi bangsa yang besar. “… Aku memanggil dia, lalu Aku memberkati dia dan memperbanyak dia” (ay. 2, TB). Dari dua menjadi amat banyak, itulah cara Tuhan bekerja.
Ketika kita butuh diyakinkan akan karya Tuhan, jangan hanya melihat dari satu kisah saja. Dari Punch, si monyet, kita belajar tentang pengharapan dan kekuatan untuk bertahan di tengah situasi yang tidak kondusif. Dari Abraham dan Sara, kita belajar bahwa Tuhan bisa membuat karya yang besar dari hal kecil.
Dengarlah suara Tuhan dari banyak hal. Ada banyak cara Tuhan menyapa, menguatkan dan meneguhkan setiap kita. Di momen pra-Paskah ini, mari kita melatih kepekaan kita akan suara Tuhan. “Dengarkanlah Aku…” melalui banyak hal.
DOA SYAFAAT DAN PENUTUP
- Tersedia lapangan pekerjaan yang sesuai zaman.
- Kesehatan orang-orang terkasih di masa sekarang ini.
NYANYIAN PENUTUP

Komentar Anda