Bermain


Anak-anak kucing ceria bermain di rerumputan. Berkejaran, saling “menerkam”, bergelut diantara mereka. Ringan, ringan dan menyenangkan melihat mereka bermain-main.

Lalu, bagaimana kita? Kita mungkin bukan kanak-kanak lagi. Dan kita sudah disibukkan dengan “permainan” bernama kerja. Sibuk melakukan ini itu, mengejar target dan deadline, mengejar setiap prestasi dan penghargaan, mengejar seberapapun rupiah yang masih bisa dikejar.

Bagaimana dengan anak-anak kita? Adakah waktunya untuk bermain? Tidakkah waktu bermain mereka diganti dengan kata “sekolah, prestasi, juara satu, tidak boleh kalah, terbaik, piala, piagam”? Bangun pagi, dan terus diburu oleh berbagai kegiatan supaya mereka mencapai yang dicita-citakan (oleh orang tua mereka).

Kapan anda main terakhir kalinya? Bukan sama-sama main gadget. Bermain dengan keluarga, bermain dalam canda tawa, bermain dan bercakap-cakap bicara tentang “kita”, masa depan kita.

Foto kucing bermain di rerumputan.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Sapaan Pendeta