Berharap Kepada Tuhan

Mazmur 66:8-20
Kejadian 6:5-22
Kisah Para Rasul 27:1-12

Selamat hari Kamis.
Manusia yang berkembang bersama dengan dosa yang tinggal di dalamnya menjadikan Tuhan marah, dan dalam bahaaa personifikasi, menyesal (Kej. 6:5-7), namun Tuhan tetap berbelaskasihan kepada Nuh yang hidup benar di hadapan Tuhan, dan melakukan seperti yang diperintahkan-Nya (Kej. 6:8-20).

Tuhan memberikan kasih dan pemeliharaan kepada umat-Nya. Ada waktunya Tuhan mendidik menjadi umat yang taat dan setia kepada-Nya.
Kala Paulus berlayar sebagai tahanan, Paulus menjalani pelayaran yang sulit, dan berkata;

Kisah Para Rasul 27:10 (TB) “Saudara-saudara, aku lihat, bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita.”

Menghadapi pelayaran yang tak mudah, dan sebagai tahanan, Paulus tetap memikirkan keselamatan bersama, peduli seperti Tuhan tetap peduli kepada umat-Nya.
Sebagai orang beriman, pemazmur berkata;

Mazmur 66:8-9 (TB) Pujilah Allah kami, hai bangsa-bangsa, dan perdengarkanlah puji-pujian kepada-Nya!
Ia mempertahankan jiwa kami di dalam hidup dan tidak membiarkan kaki kami goyah.

Tuhan menjaga umat milik kepunyaan-Nya. Dia tak pernah meninggalkan mereka.
Karena itu percaya kepada Tuhan adalah hidup yang patut selalu dijaga.

Doa:
Kaum muda yang mempersiapkan diri sebagai pemimpin sejak dini.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Renungan Harian