Serasi

Selamat pagi.
Bersyukurlah.
Selalu ada berkat di sepanjang jalanmu.
Bangunan-bangunan di kota lama Semarang tak lagi berwajah kusam dan lusuh, tanda tak terawat. Bangunan-bangunan itu mulai diperindah dengan mempertahankan wajah aslinya di masa lalu; tentu ada hal baru di sana-sini. Perubahan itu untuk mempercantik dan memperkuat bangunannya.
Dan, bangunan lama itu dihiasi juga dengan tempat usaha baru dengan merk dagang yang baru.
Kota lama Semarang kembali menggeliat, bukan sebagai perusahaan dagang Belanda namun merk lokal yang menawarkan dagangannya.
Waktu terus berjalan. Dunia ini berubah. Kemajuan zaman janganlah ditabrak, karena makin lama akan makin melesat.
Kemajuan juga bukan sekedar diikuti sehingga kita mengorbankan apa yang baik dari perjalanan hidup yang ada di belakang.
Menjadikan yang lama dan yang baru berjalan beriringan dengan serasi, memberi nilai baru dari setiap karya; lama dan baru.
Hiduplah selaras, hiduplah serasi.
Kota lama Semarang, 2 Oktober 2026 pukul 12.45, di kota Semarang yang puanaaassss (35 derajat celcius, terasa 39)



Komentar Anda