Damai

Selamat pagi.
Waktu tak bisa dibeli.
Pakailah waktu yang ada untuk yang berguna.

Dua ekor burung berdiam pada sebuah kolam yang tenang. Waktu seakan berjalan perlahan tanpa harus terburu-buru.

Cipratan kecil air dari mulut sang patung kodok tak mengusik kedamaiannya. Sementara bunga-bunga di kolam dan di sekitarnya mengiring ketenangan mereka.

Seberapa hiruk pikuk keadaan di sekitarmu? Atau, seberapa sibuknya otakmu memikirkan ini dan itu yang sering kali belum perlu engkau pikirkan? Seberapa banyak jiwamu terluka sehingga parut-parutnya masih membekas dalam?

Perjalanan hidupmu mungkin membawa berbagai hal yang membuat pikiran, perasaan, tanganmu sibuk dengan ini itu.

Berdiam sejenak, tenangkan dirimu. Ambil nafas dalam-dalam, hembuskan perlahan, hayati setiap hembusan udara melewati hidungmu dan jadilah tenang.

Jadilah tenang. Karena jika pikiran, perasaan, dan tanganmu terlalu sibuk, engkau tak akan menyelesaikan apa-apa.

Foto di Nusa Dua Bali oleh Sdr. Debie Khatalia Supit, anggota jemaat GKI Serpong wilayah Giri Loka, BSD.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Sapaan Pendeta