Cerita Suka atau Duka

Selamat pagi.
Meredakan amarah membawa damai.
Meluapkan amarah membawa petaka

Lukisan di dinding atau atap yang menggambarkan tokoh-tokoh di masa lalu, adalah pengingat kepada orang yang datang ke gereja. Bercerita tentang siapa yang mempunyai andil dalam kehidupan sampai berdirinya gereja itu. Gambar-gambar bercerita tentang berbagai kisah, maupun bagaimana perkembangan dari komunitas itu. Melalui gambar-gambar di dinding dan atap, setiap orang bisa belajar dari masa lalu supaya menjadi makin bijak di hari ini dan esok.

Hidup setiap orang adalah cerita. Setiap orang membawa ceritanya masing-masing. Cerita suka, atau duka. Cerita yang membuat kita tertawa, atau menangis. Semua cerita itu dirangkum dalam hidup setiap pribadi dan menjadi kisah yang berarti.

Ceritakanlah dirimu supaya melalui hidupmu, orang juga bisa belajar dari kisah suka atau dukamu, dari tawa dan tangismu. Dari kisah yang pahitpun engkau bisa belajar, dan berhikmat.

Foto “The Church of the Stavropoleos Monastery”, Budapest, Hongaria oleh Sdr. John Kalangi, anggota GKI Serpong wilayah Giri Loka, BSD.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Sapaan Pendeta