Bahagia

Selamat pagi.
Seorang pejuang tak berhenti berjuang sekalipun perang usai.
Jiwa pejuang tak padam oleh keadaan.

Hadir di salah satu wisma di Karangpandan, Karanganyar, melihat hamparan sawah hijau menguning. Begitu menyapukan pandangan, terpaku pada sebuah keluarga yang sedang mengerjakan sepetak sawah. Ayah, ibu bersama dua anaknya.

Menikmati hijaunya sawah, semilir angin. Kala ayah dan ibu menyiangi sawahnya, anak-anak bersenda gurau. Tak nampak wajah mereka namun dari belakang nampak bahagia.

Bahagia. Ke mana di cari? Orang-orang mencari bahagia dengan berbagai macam cara; mencari yang indah, mencari yang enak, mencari yang nyaman, dan untuk itu orang pergi ke tempat yang jauh, tempat tinggi, ke lembah, ke bukit, menempuh perjalanan yang terjal. Semua mencari, mencari dan mencari, dan berusaha mendapatkan dan memuaskan diri, mendapatkan bahagia.

Melihat foto ini, kita disadarkan: bahagia itu sederhana. Bahagia itu dekat. Bahagia itu murah. Asal setiap orang menikmati kebersamaan, merasakan kedamaian, cukuplah.

Foto dari Wisma INRI, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, 2 Juli 2026.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Sapaan Pendeta