Hidup Benar Umat Tuhan

Pujian Pembukaan

NKB 130 : 1 – 2 – HIDUP YANG JUJUR

 

Hidup yang jujur hendak kuserah

pada Yesusku yang aku sembah.

Persekutuan mesra dan kudus,

ingin kuikat dengan Penebus.

 

Refrein:

Ya Yesus, Kaukurbankan darah-Mu bagiku;

kub’ri masa depanku dan hidup bagi-Mu.

Hatiku kuserahkan menjadi takhta-Mu.

Kuminta, kuasailah seluruh hidupku.

 

Bagiku Yesus memb’ri nyawa-Nya

menanggung dosaku di Golgota.

Terdorong kasih begitu mulia,

seluruh hidup kub’ri pada-Nya.

 

 

PEMBACAAN MAZMUR

Salah Seorang anggota Persekutuan Membacakan Mazmur 50:7-15

 

 

Doa Pembukaan dan Perenungan Firman

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

 

Pembacaan dan perenungan Firman

  • Ratapan 3:40-58 
  • Kisah Para Rasul 28:1-10

 

Hidup Benar Umat Tuhan

 

Penulis kitab Ratapan mengajak umat untuk sadar tentang hidup yang mereka jalani dalam dosa.

Oleh karena itu ia mengajak kepada umat untuk memeriksa diri, bertobat dan mengakui kesalahan (Rat. 3:41-58).

 

Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita, dan berpaling kepada TUHAN. (Ratapan 3:40 (TB))

 

Kembali kepada Tuhan, itulah yang dikehendaki Tuhan atas dosa dan kesalahan umat. Bukan korban yang banyak (Mzm. 50:8-13), namun hati yang berbalik kepada Tuhan.

 

Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi! Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku.” Sela (Mazmur 50:14-15 (TB))

 

Pertobatan setiap orang berdosa ditunggu oleh Tuhan, bukan untuk menghukum namun untuk dipulihkan luka-lukanya.

Hidup ini hendaklah menjadi berarti. Dari orang yang sudah diselamatkan menjadi orang yang bersaksi tentang Tuhan.

Itulah yang dilakukan oleh Paulus di Malta, sehingga Paulus berbuat baik, itu adalah kesaksian tentang Tuhan.

 

Tidak jauh dari tempat itu ada tanah milik gubernur pulau itu. Gubernur itu namanya Publius. Ia menyambut kami dan menjamu kami dengan ramahnya selama tiga hari. Ketika itu ayah Publius terbaring karena sakit demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya; ia berdoa serta menumpangkan tangan ke atasnya dan menyembuhkan dia. Sesudah peristiwa itu datanglah juga orang-orang sakit lain dari pulau itu dan mereka pun disembuhkan juga. Mereka sangat menghormati kami dan ketika kami bertolak, mereka menyediakan segala sesuatu yang kami perlukan. (Kisah Para Rasul 28:7-10 (TB))

 

Hidup benar adalah hidup orang beriman. Seberapapun ia berdosa, Tuhan menyambut dia, mengampuni, dan menjadikan ia milik kepunyaan – Nya. Hidupnya menjadi kesaksian yang hidup tentang Tuhan.

 

SAAT HENING

Doa syafaat dan Penutup
Berdoa untuk :

  • Pemerintah yang menjamin kebebasan berpendapat.
  • Kesehatan anggota keluarga
  • (Bisa ditambahkan sendiri oleh anggota keluarga)
  • Penutup

 

Pujian Penutup

NKB 130 : 3 – 4 – HIDUP YANG JUJUR

 

Di mana-mana, setiap kerja

‘kan kulakukan demi nama-Nya.

Rela menanggung sengsara pedih,

kuikut Yesus, kupikul salib.

 

Refrein:

Ya Yesus, Kaukurbankan darah-Mu bagiku;

kub’ri masa depanku dan hidup bagi-Mu.

Hatiku kuserahkan menjadi takhta-Mu.

Kuminta, kuasailah seluruh hidupku.

 

Memuji Yesus dengan hidupku –

mau berkenan pada Dia penuh,

ikut mencari yang hilang sesat,

bawa pada-Nya yang susah, penat.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga