Alam Raya

Selamat pagi.
Setiap orang punya tujuan hidupnya sendiri.
Setiap punya jalannya sendiri.
Jika hidup di perkotaan, yang tersaji adalah bangunan-bangunan beton. Gedung yang tinggi menjulang, jalan yang dibuat dari beton, setiap sisi bangunan adalah bangunan. Bahkan yang berwarna hijaupun, atau bunga-bunga, sekalipun mirip aslinya, namun semuanya terbuat dari bahan yang tak alami lagi.
Hal-hal yang “dibuat seperti” begitu banyak yang menghiasi kehidupan manusia.
Itu semua menjadi; semua sudah tetsedia, alam (buatan) yang dihadirkan dalam bentuk tiruannya.
Tidakkah engkau rindu alam yang sesungguhnya? Menghirup aroma rumput yang terhampar luas, merasakan terpaan rintik air terjun di wajah kita, menyentuh lembabnya tanah basah, berjalan menyusuri tanah becek seusai hujan?
Kembalilah kepada alam, pelukan alam, dan engkau merasakan kedamaian yang asli. Pelukan alam bagai pelukan ibu yang menyambut anak-anaknya beria-ria menikmati kebahagiaan dalam asuhan ibu alam.
Foto berbagai tempat yang dirangkai google.

Komentar Anda