Setia Sampai Akhir

Pujian Pembukaan


NKB 207 : 1 – 2 – TAAT, SETIA, BERTEKAD YANG BULAT

Taat, setia, bertekad yang bulat,

itulah janji Tuhan padamu.

Di bawah panji yang mulia berdaulat,

kami ‘kan angkat perang bagimu.

 

Refrein :

Angkat semboyan, jangan diamkan!

Tiup serunai dan maju terus!

Angkat semboyan, jangan diamkan!

Kristuslah Raja serta Penebus!

 

Taat, setia, teguh bersekutu

dengan Engkau, ya Pemimpin besar.

Kar’na penuh kasih sayang pada-Mu

kami sedikit pun tidak gentar.

 

 

Pembacaan Mazmur

Salah Seorang Anggota Persekutuan membacakan Mazmur 116:1-4, 12-19

 

 

Doa Pembukaan dan Perenungan Firman

Oleh Salah Seorang Anggota Persekutuan

 

 

Pembacaan dan perenungan Firman

  • Yesaya 26:1-4
  • 1 Petrus 1:13-16

 

Setia Sampai Akhir

Mempunyai hidup yang aman dan tenteram adalah dambaan semua orang. 

Itulah yang dinubuatkan oleh Yesaya.

 

Pada waktu itu nyanyian ini akan dinyanyikan di tanah Yehuda: “Pada kita ada kota yang kuat, untuk keselamatan kita TUHAN telah memasang tembok dan benteng. Bukalah pintu-pintu gerbang, supaya masuk bangsa yang benar dan yang tetap setia! Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal. (Yesaya 26:1-4 (TB)) 

 

Tuhan telah melakukan yang baik kepada umat. Oleh karena itu umat  yang percaya kepada Tuhan yang mendiami kota yang telah dipersiapkan Tuhan untuk mereka tinggal.

Menjadi umat yang taat dan setia, itulah panggilan kita.

Karena itu pemazmur berkata:

 

Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? 

Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama TUHAN, 

akan membayar nazarku kepada TUHAN di depan seluruh umat-Nya. (Mazmur 116:12-14 (TB))

 

Beriman dan tetap percaya kepada Tuhan hingga akhirnya menjadi hidup setiap orang beriman. Karena itu Petrus berkata;

 

Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1 Petrus 1:13-16 (TB))

 

Tetap kudus, karena Tuhan kudus. Jaga diri sebagai orang beriman, karena hidup sebagai orang beriman adalah untuk mengucap syukur kepada Tuhan.

 

SAAT HENING

Doa syafaat dan Penutup
Berdoa untuk :

  • Pemerintah yang memperhatikan Kawasan terluar, terdepan, tertinggal.
  • Kesehatan anggota keluarga
  • (Bisa ditambahkan sendiri oleh anggota keluarga)
  • Penutup

 

Pujian Penutup

NKB 207 : 3 – TAAT, SETIA, BERTEKAD YANG BULAT

 

Taat, setia, ya Raja abadi,

pimpinlah kami berjuang terus.

Tundukkanlah kehendak hati kami,

buat di sana takhta-Mu kudus.

 

Refrein :

Angkat semboyan, jangan diamkan!

Tiup serunai dan maju terus!

Angkat semboyan, jangan diamkan!

Kristuslah Raja serta Penebus!

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Tata Ibadah Harian Keluarga