Tuhan adalah Sumber Hidupmu
Mazmur 20
Yeremia 31:15-22
Lukas 19:41-44
Selamat hari Senin.
Hidup manusia itu ada naik dan turunnya. Semuanya ada di tangan Tuhan. Tuhanlah yang menetapkan langkah hidup umat-Nya. Karena itu pemazmur memohon kepada Tuhan melindungi raja yang menjadikan Tuhan sebagai sumber hidupnya.
Mazmur 20:6-7 (TB) (20-7) Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.
(20-8) Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda, tetapi kita bermegah dalam nama TUHAN, Allah kita.
Bagi umat, Tuhan adalah benteng yang kuat, yang menjadi perisai dan perlindungan.
Kala orang Israel dibuang ke Babel, ada ratap tangis dan keputusasaan (Yer. 31:15), dan Yeremia mengingatkan: di dalam Tuhan ada harapan mereka kembali.
Yeremia 31:16-17 (TB) Beginilah firman TUHAN: Cegahlah suaramu dari menangis, dan matamu dari mencucurkan air mata, sebab untuk jerih payahmu ada ganjaran, demikianlah firman TUHAN; mereka akan kembali dari negeri musuh.
Masih ada harapan untuk hari depanmu, demikianlah firman TUHAN: anak-anak akan kembali ke daerah mereka.
Hal yang diajak oleh Yeremia kepada umat adalah supaya mereka berbalik kepada Tuhan, berlaku yang benar sebagai umat-Nya (Yer. 31: 18-21).
Tuhan tetap menjaga umat milik kepunyaan-Nya, dan Dialah pokok selamat umat-Nya.
Kepada kota Yerusalem yang penduduknya tidak mau percaya kepada Mesias, Tuhan Yesus berkata kepada mereka;
Lukas 19:42-44 (TB) kata-Nya: “Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau.”
Tuhan adalah sumber hidup. Tidakkah percaya, dan mempercayakan hidup kita kepada-Nya?
Doa:
Masyarakat yang sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

Komentar Anda