Memaknai Paskah
Yesaya 25:6-9
Mazmur 114
1 Korintus 5:6b-8
Yohanes 20:1-18
Selamat Paskah.
Apa artinya kubur kosong? Maria Mengatakan “Tuhan diambil orang” (Yoh. 20:2), dan Petrus dan Yohanes (murid yang dikasihi) ketika masuk ke kubur (Yoh. 20:3-10), mereka mendapati kubur kosong, dan mereka masih bingung.
Namun, setelah Maria yang kembali berjunpa dengan Tuhan Yesus, Maria tahu Tuhan Yesus bangkit, dan ia menjadi saksi (Yoh. 20:11-18). Maria memberitakan kepada murid-murid yang lain tentang hal itu.
Kebangkitan Tuhan Yesus merupakan harapan bagi umat.
Yesaya 25:6-7 (TB) TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya.
Dan di atas gunung ini TUHAN akan mengoyakkan kain perkabungan yang diselubungkan kepada segala suku bangsa dan tudung yang ditudungkan kepada segala bangsa-bangsa.
Kasih Tuhan memberi pengharapan bagi dunia. Kasih Tuhan membawa sukacita bagi yang berdosa karena kasih yang begitu besar (Mzm. 114).
Karen itu Paulua meningatkan: sukacita karena kebangkitan-Nya mestilah menjadi pemahaman yang baru di dalam Yesus bangkit dari antara orang mati.
1 Korintus 5:6b-8 (TB) Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan?
Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.
Bersukacitalah, bukan karena kemampuan kita, tapi karena Tuhan yang menolong.
Inilah yang menjadi kehidupan baru di dalam Tuhan.
Doa:
Persekutuan umat di wilayah yang memikirkan kehidupan warga sekitar.

Komentar Anda