Bersyukur Atas Anugerah-Nya
Mazmur 116:1-4, 12-19
Yesaya 25:1-5
1 Petrus 1:8b-12
Selamat hari Kamis.
Nyanyian dalam kitab Yesaya seakan merupakan nyanyian yang berlawanan.
Di satu sisi kota-kota di Yehuda runtuh, namun Yesaya malahan memuji Tuhan (Yes. 25:1-2). Ini semua karena rancangan Tuhan atas umat-Nya Yehuda tidak berhenti sampai pada kehancuran kota akibat dosa umat namun Tuhan merancangkan umat yang percaya kepada-Nya.
Yesaya 25:3-5 (TB) Oleh karena itu suatu bangsa yang kuat akan memuliakan Engkau; kota bangsa-bangsa yang gagah akan takut kepada-Mu.
Sebab Engkau menjadi tempat pengungsian bagi orang lemah, tempat pengungsian bagi orang miskin dalam kesesakannya, perlindungan terhadap angin ribut, naungan terhadap panas terik, sebab amarah orang-orang yang gagah sombong itu seperti angin ribut di musim dingin,
seperti panas terik di tempat kering. Kegaduhan orang-orang luar Kaudiamkan; seperti panas terik ditiadakan oleh naungan awan, demikianlah nyanyian orang-orang yang gagah sombong ditiadakan.
Oleh karena itu pemazmur menyatakan percayanya kepada Tuhan.
Mazmur 116:1-2 (TB) Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku.
Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya.
Karena kasih Tuhan, umat bersyukur kepada-Nya.
Keselamatan dari Tuhan diterima oleh orang beriman, itulah anugerah Tuhan kepada orang percaya. Oleh karena itu Petrus berkata,
1 Petrus 1:8-10 (TB) Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan,
karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.
Semua karena anugerah Tuhan. Maka patutlah setiap orang memuji dan memuliakan Tuhan.
Doa :
Gereja yang memberikan kesempatan anak muda berkreasi.

Komentar Anda