Tuhan, Sumber Hidup
Mazmur 114
Yunus 1:1-17
1 Korintus 15:19-28
Selamat hari Selasa.
Ketika Tuhan memerintahkan Yunus pergi ke Niniwe untuk memperingatkan mereka, ia justru melarikan diri dari tugas itu, dan memilih berlayar ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan (Yun. 1:1-3), dan karena itu kapal yang dinaikinya diserang angin ribut, sehingga terjadi badai besar hingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur. Barulah setelah Yunus mengaku, dan dia dilemparkan ke laut, badai itu reda (Yun. 1:4-15).
Dari peristiwa itu mengingatkan supaya orang beriman tidak menjauhi Tuhan dan perintah-Nya.
Tuhan telah merancangkan apa yang baik untuk umat-Nya, dan menuntun mereka ke jalan yang membawa damai sejahtera.
Mazmur 114:1-2 (TB) Pada waktu Israel keluar dari Mesir, kaum keturunan Yakub dari bangsa yang asing bahasanya,
maka Yehuda menjadi tempat kudus-Nya, Israel wilayah kekuasaan-Nya.
Tuhan menjadi keselamatan bagi umat-Nya. Dalam kematian dan kebangkitan Tuhan, Dia menyelamatkan dunia.
1 Korintus 15:19-20, 22 (TB) Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
Dalam semuanya itu, Tuhan menyatakan kasih-Nya kepada dunia.
Tidakkah orang beriman bersandar dan bergantung hanya kepada Tuhan?
Doa :
Gereja peduli kesehatan masyarakat sekitar.

Komentar Anda