Tuhanlah Keselamatanku

Mazmur 118:1-2, 14-24
Yosua 3:1-17
Matius 28:1-10

Selamat hari Rabu.
Menyeberangi sungai Yordan berarti memasuki tanah perjanjian.
Itulah yang Tuhan siapkan bagi umat-Nya.
Para imam dan seluruh umat diajak untuk bersiap diri(Yos. 3:1-13).

Yosua 3:14-17 (TB) Ketika bangsa itu berangkat dari tempat perkemahan mereka untuk menyeberangi sungai Yordan, para imam pengangkat tabut perjanjian itu berjalan di depan bangsa itu.
Segera sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi sungai itu — sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya selama musim menuai —
maka berhentilah air itu mengalir. Air yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan, jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan, sedang air yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali. Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho.
Tetapi para imam pengangkat tabut perjanjian TUHAN itu tetap berdiri di tanah yang kering, di tengah-tengah sungai Yordan, sedang seluruh bangsa Israel menyeberang di tanah yang kering, sampai seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai Yordan.

Sekali lagi Tuhan menunjukkan pertolongan kepada umat-Nya sehingga mereka memasuki tanah perjanjian dengan penyertaan Tuhan. Karena itu pemazmur berkata;

Mazmur 118:19-21 (TB) Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.
Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.
Aku bersyukur kepada-Mu, sebab Engkau telah menjawab aku dan telah menjadi keselamatanku.

Tuhan adalah keselamatanku, itulah kesaksian umat menyaksikan kebaikan Tuhan.
Kala kubur Yesus dijaga dan dimaterai, Tuhan sendiri yang bertindak. Karena itu para penjaga menyaksikan semua itu seperti orang mati (Mat. 28:1-4).
Namun bagi murid-murid perempuan diingatkan;

Matius 28:5-8 (TB) Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.

Warta kebangkitan Yesus disampaikan kepada murid-murid, dan mereka akan berjumpa dengan Tuhan di Galilea.
Tuhanlah keselamatan, juga bagi umat sampai hari ini. Dia tidak membiarkan umat-Nya sendirian. Tuhan memberi kepastian penyertaan.

Doa:
Kesediaan diri untuk bekerjasama dalam pelayanan di gereja.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Renungan Harian