Tuhan Bekerja Dalam Hidup

Mazmur 143
Yeremia 32:1-9, 36-41
Matius 22:23-33

Selamat hari Rabu.
Kala Yeremia ditahan di pelataran penjagaan istana karena nubuatnya melawan raja Zedekia (Yer. 32:1-5), Yeremia justru membeli tanah milik sepupunya.
Membeli tanah ketika Yerusalem sudah dikepung oleh tentara Babel, kelihatannya suatu hal yang sia-sia. Namun karena Tuhan memerintahkan Yeremia, maka ia melakukannya.

Yeremia 32:6-9 (TB) Berkatalah Yeremia: “Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
Sesungguhnya, Hanameel, anak Salum, pamanmu, akan datang kepadamu dengan usul: Belilah ladangku yang di Anatot itu, sebab engkaulah yang mempunyai hak tebus untuk membelinya.
Kemudian, sesuai dengan firman TUHAN, datanglah Hanameel, anak pamanku, kepadaku di pelataran penjagaan, dan mengusulkan kepadaku: Belilah ladangku yang di Anatot di daerah Benyamin itu, sebab engkaulah yang mempunyai hak milik dan hak tebus; belilah itu! Maka tahulah aku, bahwa itu adalah firman TUHAN.
Jadi aku membeli ladang yang di Anatot itu dari Hanameel, anak pamanku, dan menimbang uang baginya: tujuh belas syikal perak.

Tindakan ini menyatakan bahwa pada waktunya Tuhan akan mengembalikan mereka ke asal mereka, setelah masa pemberontakan mereka, dan mereka dihukum sebagai orang asing.

Yeremia 32:37-38 (TB) Sesungguhnya, Aku mengumpulkan mereka dari segala negeri, ke mana Aku mencerai-beraikan mereka karena murka-Ku, kehangatan amarah-Ku dan gusar-Ku yang besar, dan Aku akan mengembalikan mereka ke tempat ini dan akan membuat mereka diam dengan tenteram.
Maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka.

Tuhan menjadikan mereka sebagai umat yang baru, umat yang taat kepada-Nya (Yer. 32:39-41).
Tuhan bertindak untuk menyelamatkan umat-Nya.
Karena itu dalam kerendahan hati, umat berkata dan menyerahkan semua kepada Tuhan.

Mazmur 143:1-2 (TB) Mazmur Daud. Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu!
Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup tidak seorang pun yang benar di hadapan-Mu.

Tuhan itu berkuasa dalam hidup umat-Nya. Dia merancangkan yang baik bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Dia adalah Allah orang yang hidup, yang sanggup berkarya bagi umat-Nya.
Seperti yang dikatakan Tuhan Yesus kepada orang Saduki yang tidak percaya kebangkitan;

Matius 22:32 (TB) Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.”

Tuhan sanggup melakukan yang baik kepada kita.

Doa:
Tuhan menambahkan jumlah pelayan untuk program persekutuan dan kesaksian pelayanan.

Komentar Anda

Your Email address will not be published.

Arsip Renungan Harian