PERCAYA PADA KUASA PEMULIHAN DAN MENGANDALKAN KRISTUS - 18 Maret 2026

 

Tataibadah Harian

Rabu, 18 Maret 2026

 

PERCAYA PADA KUASA PEMULIHAN DAN MENGANDALKAN KRISTUS

 

Saat teduh

Umat berdiam diri sekitar 30 detik, merenungkan segala
bentuk kebaikan Tuhan yang sudah diterimanya

Nyanyian Umat          

KJ 3 “Kami Puji
Dengan Riang“

 

Kami puji dengan
riang Dikau, Allah yang besar;
bagai bunga t’rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t’lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b’ri sinar-Mu menyerap.

 

Kau memb’ri, Kau mengampuni, Kaulimpahkan rahmat-Mu.
Sumber air hidup ria, Lautan kasih dan restu.
Yang mau hidup dalam kasih Kaujadikan milik-Mu,
agar kami menyayangi, meneladan kasih-Mu.

 

 

 

Bacaan I: Yesaya 60.17-22

Pesan yang penting dalam perikop ini

Pesan yang ingin
disampaikan adalah pemulihan dan penghiburan Allah, sebagai bentuk kesetiaan
Allah terhadap umat-Nya. Pemulihan yang dilakukan meliputi berbagai hal, yakni rohani,
sosial, dan fisik Yerusalem secara menyeluruh.

 

 

Doa Pembuka

Dipimpin seorang
anggota keluarga

 

Mazmur 146

Bacalah bagian ini dengan beberapa cara

1.    Seorang
membacanya, sementara anggota keluarga lain mendengarkan

2.    Seorang
membaca bagian yang mengarah ke kiri, sementara yang lain membaca bagian yang
mengarah ke kanan

3.    Kaum
laki-laki membaca bagian yang mengarah ke kiri, sementara kaum perempuan
membaca yang mengarah ke kanan

 

Bacaan II: Matius 9.27-34

Pesan melalui
perikop 

 

Yesus menyajikan penampakan yang memperlihatkan kemampuan-Nya
memulihkan segala sesuatu. Melalui perikop ini, diperlihatkan kuasa Yesus atas
alam, penyakit, dosa, maut, dan kuasa jahat.

Belajar dari apa yang diceritakan dalam tulisan ini, mari
kita merefleksikannya melalui 3 sisi hidup kita, yakni sisi nalar (kognitif),
sisi rasa (afektif), serta sikap atau tindakan (motoris).

Secara nalar, kita diajak mengkritisi hal-hal berikut:

·      Percayakah
kita bahwa Yesus bisa memulihkan kita?

 

Selain itu, kita
juga diajak mengembangkan perasaan berikut:

·     
Apakah kita mau mempercayakan diri dalam
tangan pemulihan Yesus dan bersandar pada-Nya?

 

 

Kedua sisi itu tentu
akan memengaruhi tindakan kita, yang diharapkan bisa dilakoni secara etis.
Setidaknya, kita bisa mengukur apakah hidup kita sudah dijalani seperti ini:

·      Akankah kita senantiasa setia kepada Yesus dan hidup
bersama-Nya, memberlakukan perintah-Nya, apapun yang terjadi?

 

Doa Bersama

Dipimpin seorang anggota keluarga, dengan pokok doa:

·     
Agar pelayan
Tuhan menjalankan tugasnya dengan hikmat yang berasal dari Tuhan, serta
mengandalkan Tuhan dalam setiap perkataan dan perbuatannya

 

 

Nyanyian Umat

KJ 293 ”Puji Yesus”

 

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Langit, bumi, maklumkan kasih-Nya!
Haleluya! Nyanyilah, para malaikat:
kuasa, hormat b’rilah kepada-Nya.
Selamanya Yesus Gembala kita,
siang malam kita didukung-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

 

Puji Yesus! Pujilah
Juruselamat!
Pada salib dosa dihapus-Nya.
Gunung Batu dan Pengharapan Abadi
dinyatakan di Bukit Golgota.
Haleluya! Hilanglah dukacita
oleh kuasa kasih setia-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

 

Komentar Anda

Your Email address will not be published.