• foto2
  • foto1
  • foto1
  • 2
  • Warta Jemaat GKI Serpong 2018

  • 2

Jadwal Ibadah Minggu

• Ibadah Umum : 06:00 ; 08:00 ; 10:30 : 17:00 wib
• Ibadah Anak : 06:00 ; 08:00 ; 10:30 : 17:00 wib
• Ibadah Tunas : 06:00 wib
• Ibadah Remaja : 08:00 wib

• Persekutuan Pemuda : 18:30 wib Sabtu
• Persekutuan KUL : 16:00 wib Sabtu Ke.2


Pergumulan Jemaat

Mintalah Hikmat Tuhan

Perjalanan kita di 2017 telah berakhir. Kita meninggalkan dan menuju 2018. Tentu ada banyak hal yang terjadi di tahun 2017. Dan, tentu satu dengan yang lain kita berbeda. Ada yang merasa bahwa tahun 2017 adalah tahun yang penuh dengan kesuksesan, atau tahun dengan kegagalan. Ada yang merasa tahun 2017 adalah tahun yang menyenangkan, ada juga yang menyedihkan. Ada yang bisa memenuhi harapan atau target, ada juga yang tidak. Semua kita masing-masing tentu mempunyai kisahnya sendiri. Dalam semuanya itu, apa yang harus kita lakukan? Apakah jika kita berhasih, merupakan tahun yang menggembirakan, tahun yang mencapai target, maka kita merasa itu semua adalah karena kepintaran, kemampuan, kecerdasan, kecerdikan kita semata? Dan kita merasa layak untuk menepuk dada. “Gue, nih.”Atau sebaliknya. Ketika kita merasa tahun ini adalah tahun yang menyedihkan, tahun kegagalan, tahun yang tak mencapai target; haruskah kita kemudian meratap, menangisi dan menyesalinya? Akhir tahun dan menginjak awal tahun yang baru sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk kita mengintrospeksi diri kita : apa yang terjadi dalam hidup kita sepanjang tahun yang kita jalani? Memang mungkin ada keberhasilan, mungkin juga ada kegagalan. Apa pelajaran yang bisa kita tarik dari keberhasilan atau kegagalan di tahun 2017? Tentu kita berharap di tahun baru dan tahun-tahun setelah itu, kita mempunyai hidup yang lebih baik – entah awalnya kita gagal atau berhasil – bahwa kita mampu menarik pelajaran dari apa yang kita alami di tahun 2017. Perhatikanlah Salomo yang menerima mandat menjadi seorang raja, menggantikan Daud, ayahnya. Apakah Salomo berbangga diri atas jabatannya? Apakah Salomo meminta kepada Tuhan untuk tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuh?

“POHON TERANG” tempatku menggantungkan KOMITMEN, HARAPAN dan PERGUMULAN

Cermin241217KENAPA model pohon ini yang dipilih menghiasi GKI Serpong dalam rangkah Masa Raya Natal 2017? KENAPA bukan pohon cemara yang lazim di gunakan selama ini? KENAPA bukan pohon natal jaman Now, seperti dari botol bekas,dari buku ataupun dari barang-barang bekas yang lain?

Justru pohon natal model inilah yang dipilih untuk menerjemahkan tema Masa Raya Natal 2017 …“SANG TER-ANG HADIR MENGALAHKAN KEGELAPAN” (“terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang kedalam dunia”…Yohanes 1:9).

Allah, Sang Terang, menerobos kegelapan. Yohanes menuturkan bahwa Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang. Yesus sudah datang, masih datang dan akan datang. Itu berarti terang tak pernah meninggalkan manusia. Ciptaan Allah selalu punya kesempatan untuk melanjutkan kehidupan dengan baik, sebab terang itu ada. Natal selalu menjadi saat ketika kita diingatkan Terang itu sedang datang, dan karena itu kita juga dipanggil untuk hidup dalam Terang itu. Hanya ketika kita bersedia hidup dalam Terang, terus mengupayakan agar terang itu bersinar, maka kegelapan tak punya kesempatan untuk kembali berkuasa. Kesediaan untuk hidup dalam terang dan mengupayakan agar terang itu terus bercahaya, adalah respon kita pada anugerah Allah. Dalam semangat itulah, kita bersama-sama merayakan Sang Terang yang hadir dalam setiap sendi kehidupan kita. (sumber penjelasan tema Masa Raya Natal 2017).

“Apa Yang Sudah Kita Siapkan Untuk Mereka”

Sejak masuk ke pertokoan di Jl. Bhayangkara, Amir (nama samaran) – menurut pengakuan sejumlah pramuniaga – sepintas memang terlihat gugup. Beberapa saat dia hanya mengamat-amati barang-barang yang dipajang di toko swalayan tersebut, termasuk ketika dia sampai di rak yang berisi berbagai macam susu kaleng. Karena banyaknya pembeli, para pramuniagapun tidak begitu memperhatikan dia. Hingga pada suatu kesempatan, lelaki tersebut menyelinapkan sekaleng susu import ke balik bajunya yang longgar.Tubuhnya terlihat berkeringat, wajahnya sedikit memucat. Agaknya, terjadi pertarungan yang hebat di benak lelaki tersebut atas perbuatan beresiko yang dilakukannya. Tapi, Amir cukup lega setelah berhasil melewati kasir.Hanya, mungkin karena tak terbiasa melakukan kejahatan, Amir tidak bisa melepaskan diri dari rasa gugupnya. Cara berjalannya aneg dan tampak hati-hati mirip robot, akhirnya menimbulkan kecurigaan. Amirpun digeledah satpam. Saat itu, terbukti di balik bajunya ada sekaleng susu curian.Sejak masuk ke pertokoan di Jl. Bhayangkara, Amir (nama samaran) – menurut pengakuan sejumlah pramuniaga – sepintas memang terlihat gugup. Beberapa saat dia hanya mengamat-amati barang-barang yang dipajang di toko swalayan tersebut, termasuk ketika dia sampai di rak yang berisi berbagai macam susu kaleng. Karena banyaknya pembeli, para pramuniagapun tidak begitu memperhatikan dia. Hingga pada suatu kesempatan, lelaki tersebut menyelinapkan sekaleng susu import ke balik bajunya yang longgar.Tubuhnya terlihat berkeringat, wajahnya sedikit memucat. Agaknya, terjadi pertarungan yang hebat di benak lelaki tersebut atas perbuatan beresiko yang dilakukannya. Tapi, Amir cukup lega setelah berhasil melewati kasir.Hanya, mungkin karena tak terbiasa melakukan kejahatan, Amir tidak bisa melepaskan diri dari rasa gugupnya. Cara berjalannya aneg dan tampak hati-hati mirip robot, akhirnya menimbulkan kecurigaan. Amirpun digeledah satpam. Saat itu, terbukti di balik bajunya ada sekaleng susu curian.

AgusSusantoPdt. Em. Agus Susanto
AgusWijayaPdt. Agus Wijaya
YonatanWPdt. Yonatan Wijayanto
YosiPdt. Yosias N Wijaya
MandaPnt. Manda L Dandel
MarfanPdt. Marfan F Nikijuluw

Info Kontak: GKI Serpong

Giri Loka 2 Jl. Gunung Merbabu Blok R
BSD City Serpong

Koordinat GPS: 5:60 16,58,7" E: 1060 40' 16.6"
Telp (021)-5370366, Fax : (021)-5372125
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Badan Hukum

GEREJA KRISTEN INDONESIA SERPONG
Badan Hukum : SK Dirjen Bimas Kristen Depag. RI No: DJ III/Kep/HK.00.5/55/719/2007
DEPAG : NOMOR DJ III/Kep/HK.00.5/64/977/2004

Pengunjung

Flag Counter