• foto2
  • gki7

Jadwal Ibadah Minggu

• Ibadah Umum : 06:00 ; 08:00 ; 10:30 : 17:00 wib
• Ibadah Anak : 06:00 ; 08:00 ; 10:30 : 17:00 wib
• Ibadah Tunas : 06:00 wib
• Ibadah Remaja : 08:00 wib

• Persekutuan Pemuda : 18:30 wib Sabtu
• Persekutuan KUL : 16:00 wib Sabtu Ke.2


PERGUMULAN JEMAAT


 

Menunggu

Seluruh rakyat Indonesia menunggu tanggal 22 Mei 2019, yaitu pengumuman hasil Pemilihan Umum, khususnya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Dalam menunggu tanggal itu, apa yang kita lihat dan rasakan? Ada banyak orang yang tidak sabar menunggu tanggal itu. Ada yang sudah panas dingin. Para calon legislatif masih panas dingin, apakah ia akan lolos ke gedung parlemen atau tidak? Dalam menunggu itu ada berbagai macam hal yang dilakukan. Ada yang tidak yakin masuk lalu mandi kembang, ada yang marah dan menyatakan penyelenggara pemilu curang, ada yang dag dig dug, ada yang menutup diri, ada yang berusaha meyakinkan diri, dan ada pula yang menyatakan menang atau sudah terpilih.

Sadari “GARIS PLIMSOLL” ... “mengIMANi TUHAN SANG PEMELIHARA”

Samuel Plimsoll adalah salah seorang anggota Parlemen di Kerajaan Inggris pada abad ke 19. Plimsoll merasa sangat terharu selalu mendapat laporan bahwa banyak kapal penumpang dan kapal barang sering tenggelam dan memakan banyak korban serta kerugian materi yang sangat besar.Samuel Plimsoll adalah salah seorang anggota Parlemen di Kerajaan Inggris pada abad ke 19. Plimsoll merasa sangat terharu selalu mendapat laporan bahwa banyak kapal penumpang dan kapal barang sering tenggelam dan memakan banyak korban serta kerugian materi yang sangat besar.

“Hal Mengikut Dia” (Lukas 14:25-35)

Pergumulan terberat yang harus dihadapi orang yang percaya kepada Tuhan Yesus adalah ketika ia harus memilih antara melepaskan miliknya dan mengikut Tuhan Yesus atau memegang miliknya dan meninggalkan Tuhan Yesus. Mengapa pergumulan ini disebut sebagai pergumulan yang terberat dalam hidup orang Kristen? Jawabnya, karena selama manusia masih hidup di dunia ini, ia selalu ingin memiliki sesuatu yang bisa menjamin atau mengamankan hidupnya. Milik itu bisa berupa harta benda, status dan kedudukan, tradisi atau budaya, kepandaian atau relasi kekeluargaan yang kuat yang dapat melingkupi dan melindunginya. Itulah sebabnya, keterikatan pada milik tersebut membuat orang percaya akan berpikir ratusan kali, bahkan ribuan kali, untuk melepaskan miliknya demi mengikut Tuhan Yesus. Meminjam istilah Budhisme, inilah yang disebut ‘lobha’ yaitu kemelekatan yang sangat terhadap sesuatu, sehingga membuat pikiran selalu merasa lapar, serakah serta tidak puas dengan apa yang telah dimiliki. Hal inilah yang menyebabkan manusia kehilangan orientasi hidup dan kebahagiaan yang sejati.

AgusSusantoPdt. Em. Agus Susanto
AgusWijayaPdt. Agus Wijaya
YonatanWPdt. Yonatan Wijayanto
YosiPdt. Yosias N Wijaya
MandaPdt. Manda L Dandel
MarfanPdt. Marfan F Nikijuluw

Info Kontak: GKI Serpong

Giri Loka 2 Jl. Gunung Merbabu Blok R
BSD City Serpong

Koordinat GPS: 5:60 16,58,7" E: 1060 40' 16.6"
Telp (021)-5370366, Fax : (021)-5372125
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Badan Hukum

GEREJA KRISTEN INDONESIA SERPONG
Badan Hukum : SK Dirjen Bimas Kristen Depag. RI No: DJ III/Kep/HK.00.5/55/719/2007
DEPAG : NOMOR DJ III/Kep/HK.00.5/64/977/2004

Pengunjung

Flag Counter