Jabatan: Untuk apa? Untuk siapa?

Kejadian-kejadian terakhir di negara kita, khususnya Jakarta menunjukkan kepada kita betapa tidak mudah menjaga kehidupan yang sesuai dengan apa yang kita sandang. Seorang (dan sebelumnya banyak yang lain) anggota partai yang sedang mengikuti kongres di Bali ditangkap di sebuah hotel mewah karena sedang menerima suap yang katanya bukan yang pertama, seorang guru les privat yang membunuh seorang wanita, ujian Nasional tingkat SMU yang baru saja berlangsung dikejutkan dengan soal bocor yang bisa diunduh dari internet karena salah seorang (yang menurut menteri dari 700.000 orang yang bekerja dengan baik) membocorkan soal itu, belum lagi mereka yang usai ujian lalu melakukan perbuatan yang tidak benar, dan banyak lagi hal lain.

Jabatan adalah sebuah kesempatan yang bisa diibaratkan sebagai pisau. Akan kita pergunakan untuk apakah pisau itu? Pisau itu bisa kita pergunakan untuk memotong daging, memotong sayuran, memotong tandan pisang, memotong tali, sampai pada fungsi yang tidak sebenarnya : membunuh orang lain.

Bai Fang Li – Pengayuh Becak Yang Luar Biasa

BaiFangLiTak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang untuk oranglain, karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bai Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan uang. Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada.

Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak. Hidupnya sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya tinggi. Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang bersedia menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin, China.

Bersakit-sakit Dahulu...

Yesus-bangkitBeberapa hari terakhir ini kita mengalami masa berduka. Semenjak minggu sengsara (Palmarum) yang kita peringati minggu lalu, perayaan Kamis Putih yang ditandai pembasuhan kaki, pengenangan kematian Yesus pada Jumat Agung, serta suasana kehilangan Sabtu kemarin menyiratkan masa berkabung yang dirasakan para 'kerabat' Yesus.

Dalam dunia sekarang, jatuhnya pesawat Germanwings yang menewaskan ratusan penumpangnya, kematian tokoh dunia Lee Kuan Yew, suasana politik di Yaman yang memanas, pergolakan ekonomi bangsa yang ditandai kembali naiknya harga BBM dan juga gas 12 kg, mewarnai berita duka yang tentunya membuat air mata masyarakat dunia mengalir.

Pdt.AgusWijaya

Pdt. Agus Wijaya

PdtYosi1

Pdt. Yosias Nugroho W.

PdtMarfan1

Pdt. Marfan F. Nikijuluw

Hubungi Kami

Gereja Kristen Indonesia Serpong
Giri Loka 2, Jl. Gunung Merbabu Blok R
BSD City, Tangerang Selatan, Banten
INDONESIA

Phone: 021-5370366, 021-70604891
Fax: 021-5372125, Email: kantor@gkiserpong.org
Naskah artikel ke webgkis@gmail.com

Kantor Gereja

Jam Kerja Kantor:
Hari Minggu: Pkl. 07:00-12:00 & 16:30-19:00 wib
Hari Selasa s/d Sabtu: Pkl. 08:00-16:00 wib

Kunjungan

Flag Counter